Thursday, 16 March 2017 10:07

Nintendo Switch VS Nvidia Shield Tablet K1

Saat ini Nintendo Switch sedang jaya-jayanya dan banyak orang mengagumi inovasi yang diterapkan Nintendo pada konsol barunya itu. Namun, perlu diketahui bahwa beberapa konsep dasar utama pada Nintendo Switch sudah ada pada tablet-tablet ataupun handphone yang sudah beredar sejak lama. Namun karena Nintendo Switch merupakan konsol game, maka jenis tablet yang paling dekat untuk dibandingkan adalah Nvidia Shield Tablet K1. Mengapa Shield Tablet K1 ?  Karena Shield Tablet K1 pun ditujukan untuk keperluan gaming. Keduanya dapat dimainkan dimana saja, dapat disambungkan ke TV dan dapat menggunakan kontroler juga. Perbedaanya cuma ada pada jenis game yang disediakan.

Nvidia Shield Tablet K1 merupakan perangkat Android dengan dukungan penuh dari Nvidia, sehingga game-game yang ditawarkan adalah game-game Android yang dapat di download lewat Play Store dan game-game tertentu yang sudah dioptimasi sehingga dapat menggunakan kontroler secara penuh. Disamping itu, Nvidia menawarkan fitur Gamestream yaitu dapat memainkan game-game PC dengan layar Shield Tablet. Nvidia juga memiliki GeForce NOW - yaitu sebuah fitur yang memungkinkan gamer memainkan game-game yang tersedia di game librarynya Nvidia dengan kualitas GTX 1080 di layar Shield Tablet - namun tidak gratis. Gamer harus menebusnya dengan membayar $8 satu bulannya. GeForce NOW, mirip dengan EA Access atau Xbox Game Pass. Nvidia Shield Tablet memiliki semua kemampuan tablet seperti browsing, menonton video, gaming, bisnis minus kemampuan untuk menelepon. Nvidia Shield Tablet merupakan gadget yang serba bisa dan serba komplit.

nvidia shield tablet k1Nvidia Shield Tablet K1

Nvidia Shield Controller

 

Di lain pihak, Nintendo Switch merupakan konsol game murni yang memiliki game-game eksklusif seperti Mario Kart 8 Deluxe, The Legend of Zelda : Breath of the Wild, Super Mario Odyssey dan lain sebagainya. Dilihat dari bentuk dan fungsinya, Nintendo Switch dapat dikatakan penerus dari Nintendo 3DS namun berupa tablet. Yang membuatnya unik adalah memiliki kontroler yang dapat dilepas di kedua sisinya, sehingga dapat dimainkan oleh dua orang sekaligus. Ini jelas lebih praktis apabila dibandingkan dengan kontroler Nvidia Shield Tablet yang berupa gamepad pada umumnya. Karena tujuan utamanya adalah sebagai konsol game, maka Nintendo belum menerapkan fitur lain seperti browsing / menonton video Youtube dan sebagainya walaupun Nintendo mengkonfirmasi akan menghadirkannya pada suatu saat nanti.

Nintendo Switch Neon Red

Nintendo Switch Controller

 

Bila dibandingkan dari sisi teknis, Nintendo Switch bisa dikatakan kalah set dari Shield Tablet K1. Nintendo Switch menggunakan chip Nvidia Tegra quad-core yang telah terkustomisasi dengan dengan kecepatan 1GHz - berdasarkan hasil test Eurogamer, sedangkan Shield Tablet yang telah berumur 15 bulan menggunakan chip quad-core Tegra K1 dengan kecepatan 2.2GHz. Oleh karena itu jangan heran bila performa game pada tablet mode lebih rendah apabila dibandingkan dengan kondisi docked. Dari segi resolusi, Nintendo Switch memiliki resolusi 720p sedangkan Nvidia Shield Tablet memiliki resolusi 1080p. Dengan layar ukuran layar 6.2" maka Nintendo Switch memiliki kerapatan 240 PPI sedangkan dengan layar 8", Shield Tablet memiliki kerapatan 283 PPI. Sudah jelas, dari segi display Switch kalah telak. Bila dilihat dari sisi spesifikasi baterai, Nintendo Switch menggunakan baterai Lithium 4.310 mAh sedangkan Nvidia Shield menggunakan baterai 5,200 mAh. Walau ketahanan baterai variatif tergantung pemakaian, namun disini Shield Tablet K1 masih juaranya. 

Nintendo Switch vs Nvidia Shield Tablet K1 SpecsNintendo Switch vs Nvidia Shield Tablet K1 Specs

Namun, kondisi berbalik apabila dilihat dari masalah desain dan kepraktisannya. Nintendo Switch memiliki dock yang menjadikan tablet Switch terlihat seperti konsol game pada umumnya, sehingga terlihat rapi apabila Switch disambungkan ke TV. Untuk menyambungkan Shield Tablet ke TV, dibutuhkan kabel mini HDMI dan bisa dibayangkan, kabelnya akan terlihat apa adanya. Dari segi kontroler pun, Switch terlihat lebih rapi dan mudah untuk dibawa-bawa. Tidak seperti Shield Tablet yang memiliki kontroler terpisah, sehingga bila dibawa-bawa tidak begitu praktis, terkecuali tanpa kontrolernya.

Dalam segi OS, Nvidia Shield Tablet menggunakan Android yang sudah jelas dapat di root, sehingga dapat di kustomisasi dengan sangat bebas. Sedangkan Switch menggunakan versi khusus dari FreeBSD. Namun belum lama ini hacker sudah gencar menemukan beberapa celah yang dapat digunakan untuk melakukan eksplotasi sistem OS nya. Root pada Android sudah biasa, namun exploit pada Switch tentu sangat menarik untuk ditunggu.

Kesimpulannya, walau Switch memiliki beberapa kelemahan, namun terdapat juga kelebihannya. Sekali Nintendo, tetaplah Nintendo yang selalu berinovasi menciptakan produk yang unik.

Last modified on Thursday, 16 March 2017 12:58